Kementerian PU Siap Bangun Kembali Jembatan Gantung Sikundo Lebih Tinggi dan Aman

b41903ce 4872 4fc1 81b8 2b7ffe5e6b6c

Aceh Barat – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan Kementerian PU akan meningkatkan Jembatan Gantung Sikundo di Gampong Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat yang hanyut diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu. Kerusakan jembatan tersebut menyebabkan masyarakat sempat menyeberangi sungai menggunakan sling kabel baja sehingga menjadi perhatian luas.

Sebagai penanganan darurat, saat ini di lokasi sedang dibangun dua jembatan gantung perintis, masing-masing oleh TNI dan Polri, untuk memulihkan akses sementara bagi masyarakat. Selanjutnya, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh akan meningkatkan jembatan perintis tersebut menjadi jembatan yang lebih tinggi, lebih aman, dan lebih tangguh terhadap banjir, sehingga mampu memberikan layanan konektivitas yang lebih andal dalam jangka panjang.

“Jembatan Sikundo InsyaAllah bisa kok, nanti kita support dari Balai Jalan kita. Kita buat jembatan yang agak tinggi supaya pada saat ada banjir jembatan itu aman,” kata Menteri Dody usai meninjau lokasi Jembatan Sikundo beberapa waktu lalu.

Menurut Menteri Dody, peningkatan jembatan akan memperhatikan kondisi hidrologi sungai serta masukan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Desain jembatan akan dibuat lebih tinggi dibandingkan jembatan sebelumnya sehingga memiliki ruang bebas (freeboard) yang lebih aman terhadap muka air banjir. “Tadi juga Pak Bupati sudah kasih arahan supaya bikin agak tinggi dari yang kemarin,” ujarnya.

Menteri Dody juga menginstruksikan BPJN Aceh untuk melakukan pengecekan kondisi dan kelayakan jembatan gantung existing pada akses menuju Gampong Sikundo yang dibangun pada 2018, melaksanakan survei teknis secara menyeluruh, serta berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah sebagai dasar penyusunan desain peningkatan jembatan.

Apabila hasil kajian menunjukkan diperlukan penggantian, jembatan akan ditingkatkan menggunakan struktur yang lebih kuat atau desain khusus sehingga dapat dilalui kendaraan roda empat.

Saat ini BPJN Aceh telah melakukan penanganan awal di lapangan melalui pengecekan lokasi, pemasangan safety line, serta menyiapkan personel, alat berat, dan material konstruksi guna mendukung percepatan pekerjaan. Pelaksanaan penanganan fisik dijadwalkan mulai Sabtu (1/8/2026).

Peningkatan Jembatan Sikundo diharapkan dapat memulihkan mobilitas masyarakat sekaligus mengurangi risiko terputusnya akses akibat bencana di masa mendatang. Langkah ini merupakan wujud komitmen Kementerian PU melalui Visi PU608 dalam menghadirkan infrastruktur yang andal, aman, tangguh terhadap bencana, serta mendukung kesejahteraan masyarakat melalui konektivitas yang berkelanjutan. (LR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *