Sejarah besar baru saja tercipta dari aspal Sirkuit Phillip Island, tempat di mana seorang remaja asal Gunungkidul berhasil menggebrak panggung kejuaraan dunia. Veda Ega Pratama, pebalap muda berbakat yang bernaung di bawah bendera Honda Team Asia, secara luar biasa sukses mengamankan pole position dalam sesi kualifikasi Moto3 Australia. Keberhasilan ini tidak hanya sekadar posisi start terdepan biasa, melainkan sebuah tinta emas karena menjadikannya sebagai pebalap Indonesia pertama yang mampu meraih posisi start paling depan dalam sejarah Grand Prix. Bahkan, akun Instagram resmi MotoGP langsung menyambut pencapaian ini dengan menyebut bahwa sang pebalap belia baru saja mengukir sejarah baru untuk negaranya.
Perjalanan Veda untuk mengamankan tempat tertinggi di sesi kualifikasi ini dilalui dengan perjuangan yang sama sekali tidak mudah. Pebalap yang baru menginjak usia tujuh belas tahun ini harus merangkak terlebih dahulu dari babak Kualifikasi satu karena belum berhasil lolos langsung ke Kualifikasi dua. Di babak penyisihan awal tersebut, ia menyisakan drama setelah finis di peringkat keempat, batas terakhir untuk bisa melaju. Namun, begitu memasuki babak penentuan, ia langsung tampil mengesankan dan mencatatkan waktu tercepat satu menit tiga puluh lima koma dua ratus sembilan puluh sembilan detik. Catatan waktu fantastis ini membuatnya unggul sangat tipis, hanya selisih nol koma nol dua puluh satu detik dari sang juara Moto3 musim ini, Maximo Quiles, serta mengangkangi Joel Kelso di tempat ketiga.
Pencapaian luar biasa di Australia ini menjadi peluang emas bagi Veda untuk memperbaiki catatan terbaiknya di musim perdana Moto3. Sepanjang musim yang ketat ini, ia sudah dua kali merasakan atmosfer podium dengan finis di urutan ketiga saat berlaga di Brasil dan Prancis. Konsistensi tersebut membawanya bertengger di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan koleksi seratus sebelas poin, di bawah ketatnya persaingan papan atas yang dipimpin oleh Maximo Quiles dengan tiga ratus lima puluh satu poin. Kini, semua mata di tanah air akan tertuju pada balapan utama sepanjang dua puluh satu lap yang siap digelar pada Minggu pagi pukul tujuh WIB, menanti apakah sang pahlawan muda mampu mengonversi posisi start terdepan ini menjadi kemenangan perdana yang tak terlupakan. (Sinta)












