Sinergi Pramono Anung dan Jaksa Agung  Resmikan Gedung Baru Kejari Jakut Setelah Berhasil Sikat Proyek Mangkrak Belasan Tahun

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan gedung kantor baru Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara di kawasan Tanjung Priok pada Selasa (30/6/2026). Peresmian ini menjadi simbol kuatnya sinergi dan kolaborasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta. Dalam sambutannya, Pramono Anung mengapresiasi tinggi jajaran Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta yang sukses membantu pemerintah daerah menuntaskan berbagai…

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan gedung kantor baru Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara di kawasan Tanjung Priok pada Selasa (30/6/2026). Peresmian ini menjadi simbol kuatnya sinergi dan kolaborasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta.

Dalam sambutannya, Pramono Anung mengapresiasi tinggi jajaran Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta yang sukses membantu pemerintah daerah menuntaskan berbagai sengketa aset serta proyek strategis yang mangkrak hingga puluhan tahun.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih karena koordinasi dan kerja sama yang baik dengan jajaran Kejaksaan. Permasalahan kota yang dulu tidak tersentuh dan tidak terselesaikan, akhirnya rampung dengan baik, terutama aset yang di Rasuna Said,” ujar Pramono Anung.

Beberapa proyek besar yang berhasil diselamatkan lewat pendampingan hukum kejaksaan antara lain:

Tiang Pancang Monorel Rasuna Said : Penataan kembali setelah terbengkalai selama 21 tahun.

Lahan RS Sumber Waras : Kepastian hukum yang sempat tertunda selama 14 tahun.

LRT Jakarta : Kelanjutan pembangunan rute Velodrome–Manggarai.

Pramono menegaskan bahwa pembangunan gedung baru Kejari Jakut ini merupakan wujud nyata apresiasi Pemprov DKI atas kawalan ketat Kejaksaan terhadap program-program strategis ibu kota.

Upacara peresmian ini dihadiri langsung oleh Jaksa Agung RI, ST. Burhanuddin. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemprov DKI atas hibah bangunan ini, sekaligus menegaskan bahwa dukungan fasilitas tidak akan mengurangi objektivitas dan independensi korps Adhyaksa dalam memberantas korupsi.

Namun, Burhanuddin juga memberikan peringatan keras kepada seluruh jajarannya di Jakarta Utara.

“Gedung baru ini menyegarkan suasana, namun yang terpenting adalah momentum pembaruan dari dalam. Jangan sampai gedungnya sudah bagus dan megah, tetapi pelayanannya justru melempem. Jadikan fasilitas ini sebagai trigger untuk memberikan pelayanan hukum yang profesional, konsisten, transparan, dan berkeadilan,” tegas Burhanuddin.

Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta, Patris Yusrian Jaya, melaporkan bahwa peremajaan ini mendesak karena gedung lama Kejari Jakut sudah berusia lebih dari 50 tahun dan tidak lagi memenuhi standar keamanan organisasi.

Gedung baru ini berdiri megah dengan luas bangunan mencapai 8.907 meter persegi. Demi mendongkrak kenyamanan warga, Kejari Jakut kini dilengkapi berbagai fasilitas pelayanan publik modern modern, seperti :

-Layanan drive-thru tilang cepat.

-Poliklinik dan ruang diversi anak.

-Ruang laktasi serta tempat bermain anak.

-Perpustakaan umum dan aula serbaguna.

-Ruang kebugaran (gym), ruang musik, hingga studio podcast.

Burhanuddin pun mengingatkan agar seluruh jajaran Kejari Jakut merawat gedung ini secara berkala agar fasilitas premium tersebut tetap terjaga kualitasnya demi melayani masyarakat Jakarta Utara. (fa/fz)

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *