Barcelona Gagal ke Final Meski Menang 3-0 Lawan Atletico Madrid

Barcelona hanya butuh satu gol untuk memaksakan extra time saat menghadapi Atletico Madrid pada laga kedua semifinal Copa del Rey di Stadion Camp Nou, Rabu (4/3/2026) dini hari WIB. Namun Barca akhirnya menang 3-0 dan tetap tersingkir, Atletico yang lolos ke final.

Kekalahan telak 4-0 pada semifinal pertama di kandang Atletico di Metropolitano memaksa Barca harus bekerja keras untuk mengejar defisit gol saat kedua tim kembali bertemu di Camp Nou. Pelatih Barca Hansi Flick pun menurunkan skuad terbaik demi membalikkan keadaan.

Target empat gol jelas tak mudah meski Barca bermain di kandang sendiri. Tetapi Flick sebelum pertandingan menyatakan ingin ‘mengubah apa yang tidak mungkin menjadi mungkin’.

Sebaliknya, pelatih Atletico Diego Simeone justru mengambil risiko dengan kembali merombak formasi tim. Bahkan kiper Jan Oblak tak dimainkan dan posisinya digantikan Juan Musso.

Hasilnya, mereka harus bekerja keras membendung permainan ofensif Barca. Tendangan jarak jauh dari Fermin Lopez mengawali serangan Blaugrana. Namun tendangan dia masih melambung. Selanjutnya giliran Ferran Torres yang mencoba melepaskan tendangan ke gawang. Hanya saja upaya Torres tak membuahkan hasil karena sepakan dia masih melebar.

Sementara, Atletico mendapat peluang melalui Antoine Griezmann. Sayangnya serangan balik Atletico menemui kebuntuan karena Griezmann gagal menuntaskan peluang ke gawang eks klubnya.

Setelah berulang kali gagal, Barca akhirnya memecah kebuntuan di menit 29. Pemain muda Marc Bernal sukses menyelesaikan umpan silang Lamine Yamal lewat tendangan dari jarak dekat. Gol dari pemain berusia 18 ini membawa Barca unggul 1-0. Gol itu juga menaikkan adrenalin pemain tuan rumah. Hanya serangan mereka masih menemui kebuntuan.

Saat babak pertama segera berakhir, Barca mampu memperbesar keunggulan dari titik penalti. Wasit menunjuk titik putih atas pelanggaran yang dilakukan bek Marc Pubill terhadap Pedri.

Eksekusi penalti dituntaskan dengan baik oleh Raphinha setelah Musso bergerak ke arah yang salah. Gol di menit 45+5 mengubah skor menjadi 2-0 untuk Barca. Skor itu bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Barca tetap bermain agresif demi mengejar defisit gol. Mereka mampu mengurung pertahanan Los Rojiblancos. Peluang bagus diperoleh Joao Cancelo. Hanya saja, tendangan dia masih bisa diamankan Musso.

Kesabaran pemain Barca akhirnya kembali memberi hasil saat Bernal mencetak gol keduanya di menit 72. Menerima bola silang dari Cancelo, dirinya melepaskan tendangan voli yang menggetarkan jala Atletico. Gol itu seharusnya menjadikan pemain Barca kian bersemangat karena sudah unggul 3-0.

Barca butuh satu gol lagi untuk menyamakan agregat dan memaksakan extra time. Hanya usaha mereka tak membuahkan hasil. Peluang terbaik diperoleh Gerard Martin di injury time. Namun sepakan dia melambung tipis di atas mistar gawang.

Skor akhir tetap 3-0 untuk Barca yang menjadikan Atletico unggul agregat 4-3. Mereka pun lolos ke final untuk kali pertama sejak 2013. Di final yang digelar di Sevilla, 18 April 2026, Atletico menghadapi Real Sociedad atau Athletic Bilbao. (Sinta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *