Real Madrid belum menyerah memburu Barcelona memperebutkan titel La Liga Spanyol. Terutama setelah Madrid mengalahkan Deportivo Alaves 2-1 dalam duel di kandang sendiri di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB.
Pemain depan Kylian Mbappe kembali menunjukkan ketajamannya. Mbappe mencetak 24 gol yang mengukuhkan dirinya sebagai top skor liga. Hanya, kapten tim nasional Perancis belum bisa membawa Madrid kembali ke puncak klasemen.
Meski sudah ada Mbappe, Madrid juga gagal di Liga Champions dan tersingkir di Copa del Rey. Selain itu, Los Merengues gagal memenangi Supercopa de Espana yang berujung dipecatnya Xabi Alonso.
Dalam laga melawan Alaves, Mbappe juga membuka kemenangan Madrid. Selanjutnya, Vinicius Junior memantapkan keunggulan tim menjadi 2-0. Alaves memperkecil kekalahan lewat gol di injury time.
Kemenangan itu setidaknya mengakhiri kegagalan meraih kemenangan pada dua laga terakhir di kompetisi domestik sekaligus menambah poin Madrid menjadi 73. Mereka pun bisa memangkas jarak poin dengan Barca menjadi enam.
Namun Barca bakal kembali menjauh bila mengalahkan tamunya Celta Vigo. Meski demikian, Madrid menolak menyerah memburu rivalnya. Dengan tersisa enam pertandingan lagi, Madrid masih berpeluang mengejar Barca sambil berharap tim asuhan Hansi Flick terpeleset dan kehilangan poin.
“Masih ada enam pertandingan yang akan dijalani. Pertandingan berikutnya dilaksanakan tiga hari ke depan. Target kami adalah memenangkan pertandingan tersebut. Itu sudah menjadi target tim,” kata pelatih Madrid Alvaro Arbeloa.
Arbeloa pun tak mempermasalahkan bila dirinya mendapat tekanan karena belum bisa mengangkat tim. Ini yang memunculkan kabar bila dirinya tidak akan mendapat kontrak permanen. Menurut informasi, Juergen Klopp segera turun gunung dengan kembali menangani klub. Dan destinasi eks manajer Liverpool ini tak lain Madrid.
“Saya tak peduli dengan sorotan yang ditujukan kepada saya. Itu adalah persoalan Real Madrid,” ucapnya lagi.
Sementara, Alaves sendiri terancam turun ke zona degradasi. Kekalahan di laga tersebut menjadikan mereka tetap berkutat di papan bawah. Alaves menduduki peringkat 17 atau satu strip di atas zona degradasi dengan poin 33. Mereka juga hanya unggul satu poin dengan Elche yang menempati posisi 18.
Di pertandingan itu, Madrid sempat mengalami kesulitan menghadapi permainan ofensif Alaves. Apalagi tim tamu memiliki rekor bagus karena tak terkalahkan selama empat pertandingan terakhir di liga.
Bahkan tim asuhan Quique Sanchez Flores yang pernah bermain di Madrid selama dua tahun ini sempat mengancam gawang Andriy Lunin melalui Angel Perez. Hanya tendangan dia masih bisa diblok Lunin. Begitu pula upaya dari striker Toni Martinez juga tak membuahkan gol.
Madrid sendiri mulai bangkit dan memberi tekanan terhadap Alaves. Upaya Los Blancos pun akhirnya berhasil setelah beberapa kali gagal.
Di menit 30, Mbappe yang berada di luar kotak penalti melepaskan tendangan keras ke gawang. Hanya bola sempat mengenai pemain Alaves sehingga sedikit berbelok arah dan mengakibatkan kiper Antonio Sivera mati langkah.
Skor 1-0 untuk Madrid yang menjadikan mereka kian agresif menekan pertahanan Alaves. Mbappe nyaris menambah gol saat menerima umpan dari Vinicius Jr. Namun sepakan dia masih bisa diblok Sivera.
Selanjutnya, bek Eder Militao juga berpeluang mencetak gol. Hanya sepakannya masih melintas di atas mistar gawang. Tidak ada perubahan skor dan masih 1-0 untuk Madrid saat babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Madrid bermain lebih agresif. Namun Alaves juga memberi perlawanan dan nyaris menyamakan skor melalui Martinez. Peluang itu masih bisa digagalkan oleh Lunin.
Tak lama berselang, Madrid berhasil menambah gol. Kali ini tendangan spektakuler Vinicius Jr yang dilakukan dari jarak cukup jauh sukses membobol gawang Sivera. Gol yang tercipta saat laga baru berjalan lima menit mengubah skor menjadi 2-0 untuk Madrid.
Madrid tetap bermain agresif dan berusaha menambah gol. Peluang bagus diperoleh Brahim Diaz. Namun peluang dia secara gemilang digagalkan kiper.
Alaves sendiri akhirnya memecah kebuntuan di injury time. Dirinya membobol gawang Madrid di menit 90+3 yang memperkecil kekalahan menjadi 2-1. Skor itu pula yang bertahan hingga akhir pertandingan. (Sinta)