Dukung Penanganan Karhutla di Berau, Kementerian PU Kerahkan Peralatan dan Pasokan Air

45df3b5d 0abd 4112 88bd 80dcb3f8512d

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di berbagai wilayah di Kalimantan, termasuk di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan V bersama Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Utara, yang bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, berbagai peralatan dan penyediaan pasokan air dikerahkan guna mendukung proses pemadaman di lapangan.

Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan, pengerahan peralatan dilakukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan pemerintah dalam merespons kondisi karhutla sesuai kebutuhan di lapangan.

“Kementerian PU akan terus bergerak berdasarkan kondisi di lapangan. Kondisinya tentu berbeda-beda, tetapi bagi kami di PU yang penting adalah bisa cepat hadir sesuai kebutuhan di lapangan. Saya sudah minta jajaran untuk siaga dan bergerak, terutama untuk membantu menjaga layanan dasar masyarakat,” kata Menteri Dody.

Pada Minggu (20/9/2026), dukungan penanganan Karhutla dilakukan di Kampung Batu-batu, dekat kawasan PT SKJ, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau. BWS Kalimantan V dan BPBPK Kalimantan Utara mengerahkan 1 unit water supply (WS) untuk mendukung kebutuhan air dalam proses pemadaman.

Berdasarkan hasil kegiatan, lokasi yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 5 hektare, dengan area yang berhasil dipadamkan sekitar 2,5 hektare. Kondisi topografi lokasi berupa perbukitan mineral dan dataran mineral, dengan bahan bakar yang terbakar meliputi pepohonan, semak belukar, batang pohon, dan pakis-pakisan. Sejauh ini, penanganan berjalan lancar tanpa kendala di lapangan.

Guna memastikan kondisi tetap terkendali, kegiatan dan distribusi dukungan lanjutan akan dilakukan setelah koordinasi dengan BPBD Kabupaten Berau dan instansi terkait sesuai perkembangan kondisi di lokasi. Pihak-pihak yang terlibat antara BWS Kalimantan V, BPBPK Kalimantan Utara, KPHP Berau Utara, Manggala Agni, Polri Berau, Polda Kalimantan Timur, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Sinergi antarinstansi diperlukan untuk mempercepat penanganan dan memastikan dukungan sarana serta pasokan air tersedia sesuai kebutuhan di lapangan.

Kementerian PU terus mendukung upaya penanganan Karhutla melalui penyediaan sarana dan prasarana, khususnya dukungan pasokan air untuk kegiatan pemadaman. Langkah tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan Kementerian PU guna melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak kebakaran hutan dan lahan. (LR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *