Akhir Pekan ke Danau Bakuok, Wisata Baru di Kampar Hasil Revitalisasi Kementerian PU

c853bb0c 4839 4210 ad5d 964f0e937b11

Kampar – Mencari tempat menikmati suasana akhir pekan di Riau? Kini masyarakat memiliki pilihan baru. Danau Bakuok di Desa Aur Sati, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, hadir dengan wajah yang lebih tertata setelah direvitalisasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera 3, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA). Tidak hanya menjadi kawasan wisata yang nyaman, danau ini juga berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir dan kawasan konservasi.

Hamparan air yang tenang berpadu dengan jalur pedestrian, waterfront, ruang terbuka, dan lanskap hijau menjadikan Danau Bakuok semakin menarik untuk dikunjungi. Kawasan yang dahulu merupakan aliran sungai mati dari Sungai Kampar kini berubah menjadi ruang publik tempat masyarakat berolahraga, bersantai bersama keluarga, hingga menikmati panorama matahari terbenam.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan infrastruktur tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan konektivitas, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk mendukung pengembangan destinasi wisata daerah.

“Kementerian PU berkomitmen terus mengawal pelaksanaan infrastruktur secara optimal dengan selalu memastikan kualitas, keberlanjutan, dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya sebagai dukungan kawasan pariwisata,” ujar Menteri Dody.

Di balik tampilannya yang semakin indah, Danau Bakuok tetap menjalankan fungsi utamanya sebagai infrastruktur sumber daya air. Revitalisasi dilakukan melalui pengerukan danau untuk meningkatkan kapasitas tampungan air, pembersihan gulma agar area genangan lebih luas, pembangunan turap beton sebagai perkuatan tebing, serta penataan kawasan sehingga lebih aman, nyaman, dan memiliki nilai tambah sebagai ruang publik.

Revitalisasi yang dilaksanakan secara bertahap sejak tahun 2022 ini berhasil meningkatkan luas genangan dari sekitar 7 hektare menjadi sekitar 21 hektare. Dengan kapasitas yang lebih besar, Danau Bakuok mampu menampung limpasan air ketika debit Sungai Kampar meningkat pada musim hujan sehingga membantu mengurangi potensi banjir di kawasan sekitarnya.

Berlokasi sekitar 45 menit dari Kota Pekanbaru, Danau Bakuok kini semakin ramai dikunjungi wisatawan, terutama saat akhir pekan. Kehadiran kawasan yang lebih tertata diharapkan mampu menggerakkan perekonomian lokal melalui tumbuhnya aktivitas UMKM, kuliner, hingga berbagai usaha masyarakat di sekitar danau.

Revitalisasi Danau Bakuok menunjukkan bahwa infrastruktur Kementerian PU tidak hanya membangun bendungan, jalan, atau saluran air, tetapi juga menghadirkan ruang publik yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Fungsi pengendalian banjir, pelestarian lingkungan, dan pengembangan pariwisata berpadu dalam satu kawasan yang kini menjadi kebanggaan Kabupaten Kampar sekaligus mendukung visi PU608 dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. (LR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *